Akad Kredit Massal, Penjualan 2026 Capai 80 Persen

Akad Kredit Massal, Penjualan 2026 Capai 80 Persen. – Pasar hunian di kawasan Maja, Kabupaten Lebak, masih menunjukkan geliat positif. Salah satu indikatornya terlihat dari Permata Mutiara Maja yang berhasil mencatat akad kredit secara massal untuk 45 unit rumah dalam satu agenda yang digelar pada Jumat, 3 Juli 2026.

Akad tersebut mencakup unit hunian di Cluster Beryl dan Cluster Montana Residence. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap kawasan hunian yang menawarkan pilihan rumah subsidi maupun komersial.

Dari sisi pembiayaan, mayoritas konsumen dalam akad kredit tersebut menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BCA. Sementara sebagian lainnya memperoleh dukungan pembiayaan melalui BNI dan BCA..

Penjualan Sudah Menyentuh 80 Persen

Capaian akad 45 unit tersebut menjadi bagian dari kinerja penjualan Permata Mutiara Maja sepanjang 2026. Memasuki pertengahan tahun, penjualan proyek yang dikembangkan PT Bukitnusa Indahperkasa itu telah mencapai sekitar 80 persen dari target tahunan.

Akad Kredit Massal Cluster Berryl

Marketing and Sales Director PT Bukitnusa Indahperkasa, Cornelius Widjaja, menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap hunian di kawasan Maja masih cukup kuat. Menurutnya, konsumen tidak hanya datang dari segmen rumah subsidi, tetapi juga mulai menunjukkan ketertarikan terhadap produk komersial.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat masih membutuhkan hunian yang memiliki perpaduan antara harga terjangkau, kualitas bangunan, dan kemudahan akses menuju pusat aktivitas.

Pilihan Rumah untuk Berbagai Segmen

Permata Mutiara Maja menawarkan dua kelompok produk utama, yakni rumah subsidi dan rumah komersial. Untuk rumah subsidi, harga yang ditawarkan mulai sekitar **Rp166 juta**. Sementara produk komersial tersedia dengan harga mulai kisaran Rp300 jutaan.

Keberadaan dua segmen tersebut membuat kawasan ini dapat menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan kemampuan finansial yang berbeda.

Pengembang juga terus mengembangkan kawasan tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah penghuni dan permintaan terhadap hunian di wilayah Maja.

Kawasan 200 Hektare Terus Berkembang

Permata Mutiara Maja dikembangkan di atas lahan seluas sekitar **200 hektare**. Dari total area tersebut, kurang lebih 60 hektare telah masuk tahap pengembangan.

Hingga saat ini, sekitar 7.000 unit rumah telah dibangun. Sebanyak kurang lebih **5.500 kepala keluarga** juga sudah menempati kawasan tersebut.

Besarnya jumlah penghuni membuat kawasan perumahan ini tidak lagi sekadar menjadi proyek hunian baru, tetapi telah berkembang menjadi lingkungan tempat tinggal dengan aktivitas masyarakat yang cukup dinamis.

Pengembang pun mulai memperkuat porsi hunian komersial tanpa meninggalkan pasar rumah subsidi yang selama ini menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan kawasan.

Hanya 800 Meter dari Stasiun Maja

Salah satu faktor yang menjadi daya tarik Permata Mutiara Maja adalah lokasinya yang dekat dengan transportasi publik.

Kawasan perumahan ini berjarak sekitar 800 meter dari Stasiun Maja** atau sekitar dua menit perjalanan. Kedekatan tersebut memberikan alternatif mobilitas bagi penghuni yang menggunakan KRL untuk bepergian menuju Tangerang maupun Jakarta.

Konsep pengembangan yang berorientasi pada kemudahan akses transportasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan Transit Oriented Development (TOD) yang diterapkan di kawasan Permata Mutiara Maja.

Bagi masyarakat yang bekerja di wilayah Tangerang dan Jakarta, keberadaan stasiun yang relatif dekat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih tempat tinggal.

Keamanan dan Kehidupan Komunitas

Tidak hanya mengandalkan akses transportasi, pengembang juga menghadirkan sejumlah elemen yang mendukung kenyamanan penghuni.

Sistem keamanan one gate system** diterapkan untuk membantu mengontrol akses keluar-masuk kawasan. Selain itu, berbagai komunitas warga turut berkembang sehingga kehidupan sosial di lingkungan perumahan semakin aktif.

Kombinasi antara lingkungan yang telah dihuni ribuan keluarga, fasilitas kawasan, akses transportasi publik, serta pilihan harga rumah menjadi bagian dari daya tarik Permata Mutiara Maja.

Mendukung Program 3 Juta Rumah

PT Bukitnusa Indahperkasa juga tercatat sebagai anggota Real Estat Indonesia (REI) dan menyatakan dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.

Komitmen tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan hunian subsidi di Permata Mutiara Maja. Di sisi lain, pengembang juga menyediakan produk komersial untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Dengan perkembangan kawasan yang terus berjalan, jumlah penghuni yang telah mencapai sekitar 5.500 kepala keluarga, serta pencapaian penjualan 80 persen pada pertengahan 2026, Permata Mutiara Maja melihat prospek pasar hunian di Maja masih cukup terbuka.

Bagi pengembang, capaian akad 45 unit pada awal Juli menjadi salah satu tanda bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang terjangkau dan memiliki akses transportasi memadai masih tinggi.

Pengembangan kawasan tersebut pun diarahkan untuk menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan aman, sejalan dengan tagline Permata Mutiara Maja, Enjoy Living.