Gelar Akad Kredit 45 Unit Rumah, Minat Hunian di Permata Mutiara Maja Terus Meningkat. Perumahan Permata Mutiara Maja kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan hunian berkualitas bagi masyarakat melalui pelaksanaan akad kredit sebanyak 45 unit rumah. Unit yang diakadkan berasal dari Cluster Beryl dan Cluster Montana Residence, sekaligus mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kawasan hunian strategis di Maja, Kabupaten Lebak, Banten.

Pada proses akad kredit tersebut, sebagian besar konsumen memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BCA. Sementara itu, sejumlah pembeli lainnya menggunakan pembiayaan dari BNI dan BTN.
Hunian yang dipasarkan terdiri atas rumah subsidi dengan harga mulai dari Rp166 juta serta rumah komersial yang dibanderol di kisaran Rp300 jutaan. Pilihan tersebut memberikan alternatif hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial masyarakat.
Permintaan Hunian Terjangkau di Maja Terus Bertumbuh
Marketing and Sales Director PT Bukitnusa Indahperkasa, Cornelius Widjaja, mengungkapkan bahwa tingginya penyerapan rumah di Permata Mutiara Maja menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas dengan harga terjangkau masih sangat tinggi, terutama yang didukung akses transportasi yang mudah.
“Akad kredit ini menjadi salah satu indikator positif bahwa pasar properti di kawasan Maja terus bertumbuh. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap Permata Mutiara Maja terus meningkat, baik untuk rumah subsidi maupun rumah komersial,” ujar Cornelius.
Telah Mengembangkan Ribuan Unit Rumah
Permata Mutiara Maja merupakan proyek hunian yang dikembangkan PT Bukitnusa Indahperkasa di atas lahan seluas 200 hektare di kawasan Maja, Kabupaten Lebak, Banten.
Hingga saat ini, sekitar 60 hektare kawasan telah berhasil dikembangkan dengan total sekitar 7.000 unit rumah yang telah terbangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.500 kepala keluarga telah menetap di kawasan ini, menjadikan Permata Mutiara Maja sebagai salah satu kawasan hunian yang berkembang pesat di wilayah Maja.
Menurut Cornelius, perusahaan saat ini menjadi salah satu pengembang yang mendominasi pasar rumah subsidi di kawasan Maja sekaligus mulai memperluas pemasaran rumah komersial seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap hunian dengan kualitas yang lebih baik.
“Kami melihat potensi pasar perumahan di kawasan Maja masih sangat besar. Selain tetap menjadi pilihan utama untuk rumah subsidi, saat ini kami juga mulai mengembangkan pasar rumah komersial yang mendapat respons positif dari masyarakat,” katanya.
Penjualan Capai 80 Persen dari Target Tahun 2026
Kinerja penjualan Permata Mutiara Maja hingga pertengahan tahun 2026 menunjukkan hasil yang positif. Realisasi penjualan telah mencapai sekitar 80 persen dari target yang ditetapkan sepanjang tahun 2026.
Optimisme tersebut didukung oleh berbagai keunggulan kawasan, mulai dari lokasi yang strategis hingga fasilitas lingkungan yang terus berkembang.
Lokasi Dekat Stasiun Maja Jadi Daya Tarik Utama
Cornelius menjelaskan, Permata Mutiara Maja merupakan pengembang yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo.
Salah satu keunggulan utama kawasan ini adalah lokasinya yang hanya sekitar 800 meter atau sekitar dua menit dari Stasiun Maja. Kedekatan tersebut memudahkan mobilitas penghuni, khususnya pengguna KRL yang bekerja di Jakarta maupun Tangerang, serta keluarga muda yang membutuhkan hunian nyaman dengan akses transportasi yang praktis.
“Lokasi yang sangat dekat dengan Stasiun Maja menjadikan Permata Mutiara Maja sebagai salah satu kawasan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang sangat strategis. Kami optimistis kawasan ini akan terus menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan kemudahan akses transportasi sekaligus kualitas lingkungan tempat tinggal,” jelas Cornelius.
Lingkungan Nyaman dengan Sistem Keamanan One Gate System
Selain unggul dari sisi aksesibilitas, Permata Mutiara Maja juga menawarkan lingkungan yang nyaman untuk ditinggali. Kawasan ini menerapkan sistem keamanan one gate system yang memberikan rasa aman bagi para penghuni.
Di sisi lain, fasilitas lingkungan yang terus berkembang serta terbentuknya berbagai komunitas warga turut menciptakan suasana hunian yang aktif dan harmonis.
“Testimoni dari para penghuni menunjukkan bahwa mereka merasa nyaman tinggal di Permata Mutiara Maja. Sistem keamanan one gate system memberikan rasa aman saat meninggalkan rumah, ditambah dengan banyaknya komunitas warga yang telah terbentuk sehingga menciptakan lingkungan yang semakin hidup,” tambah Cornelius.
Kawasan Kota Baru Publik Maja
Permata Mutiara Maja berlokasi di jantung Kota Baru Publik Maja, salah satu dari sepuluh kawasan Kota Baru Publik yang dikembangkan pemerintah.
Posisi strategis tersebut tidak hanya memberikan kenyamanan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan prospek investasi yang menjanjikan seiring berkembangnya kawasan Maja sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Provinsi Banten.
